Demi perubahan generasi dan
keberlanjutannya masa depan yang baik sangatlah pantas mahasiswa dialamatkan
sebagai tumpuan dan harapan bangsa, karena mahasiswa adalah generasi muda yang
cerdas, berwawasan luas dan berpemikiran intelektual.
Namun, sekian dari banyak mahasiswa
tidak sadar akan peran serta mereka sebagai mahasiswa itu sendiri. Banyak
mahasiswa yang menjadikan kuliah hanya untuk sekedar mendapat uang jajan dari
orang tua, tempat untuk mengisi waktu luang, ataupun sekedar mencari teman baru
yang mana semua itu hanya sebagai pelarian dari kata pengangguran saja.
Sehingga kuliah bukanlah bertujuan untuk mencari ilmu pengetahuan dan
pengalaman, melainkan bagaimana cara cepat selesai kuliah dengan IP tinggi lalu
mencari kerja. Orientasi seperti inilah yang harus dirubah dari mahasiswa, yang
mana dengan menuntut ilmu di kuliah akan menambah ilmu pengetahuan dalam
pembentukan diri dan keterampilan sehingga dengan memiliki ilmu yang banyak
akan menjadikan mahasiswa berprestasi dan berefek kepada pencarian kerja yang
baik pula.
Tidak semua mahasiswa bisa
mendapat julukan sebagai mahasiswa berprestasi. Mahasiswa berprestasi sangat
identik dengan mahasiswa yang ber-IP tinggi ditambah dengan aktifitas
organisasi. Mahasiswa yang seperti ini jarang ditemui, selama ini mahasiswa
kadang berat sebelah dimana mereka begitu aktif di organisasi tapi di sisi lain
aktifitas akademik mereka anjlok atau sebaliknya mereka begitu aktif kuliah dan
memiliki IPK yang tinggi tapi aktifitas organisasi mereka rendah. Keseimbangan
antara organisasi dan akademik dapat dilakukan oleh mahasiswa, kuncinya hanya
di pengaturan waktu dan komitmen dengan waktu yang diatur. Kapan seorang
mahasiswa belajar, kapan membaca, kapan berorganisasi, kapanwaktu istirahat dan
seterusnya. Penjadwalan waktu kegiatan yang teratur dan komitmen melakukan akan
menjadikan mahasiswa memiliki disiplin yang tinggi.
Akan tetapi untuk menjadi mahasiswa
berprestasi tidak mesti memiliki IP tinggi atau aktif organisasi. Seorang
mahasiswa yang memiliki bakat tertentu dan mengembangkan serta membuat karya
atas kemampuan yang yang dimiliki, itu juga termasuk dalam kategori seorang
mahasiswa yang berprestasi. Bahkan itulah yang dapat kita katakan mahasiswa
yang memiliki prestasi nyata. Mahasiswa yang memilik bakat, menulis, seni,
olahraga, peneliti dapat mengembangkan bakatnya, komitmen dan konsisten serta
membuat karya nyata, misal mahasiswa yang memiliki bakat menulis dapat membuat
tulisan dan di terbitkan, mahasiswa yang memiliki bakat di bidang seni lukis,
musik atau suara dapat membuat karya nyata itulah mahasiswa yang betul - betul
memiliki prestasi.